Daftar Blog Saya

Sabtu, 10 September 2011

10 Robot Tercanggih

1. Asimo 


Asimo berwujud seperti astronot dengan tinggi dan berat 130 cm/54 kg. Asimo yang diciptakan oleh Honda Motor Co ini memiliki kemampuan untuk berjalan dan bahkan lari. Robot yang memiliki sumber daya dari baterai ion ini mampu dikontrol dengan komputer nirkabel serta menerima perintah suara. Tak seperti robot lainya yang memiliki gerakan kaku, gerakan asimo lebih Halus sehingga mampu difungsikan untuk beragam pekerjaan.



2. T-52 ENRYU


Sebuah robot bertinggi 3,3 meter yang diciptakan Jepang untuk keperluan penyelamatan. ENRYU yang berarti naga diciptakan pertama kali pada tahun 2004 untuk mendampingi proses evakuasi korban gempa dan bencana yang terjadi di Jepang. Robot ini memiliki lengan yang mampu mengangkat 500 kg benda. Pada tahun 2007, diciptakan versi yang lebih baru dari robot ini, disebut T-53, untuk misi penyelamatan korban gempa di Nigata, Jepang.


3. Roomba



Robot yang diproduksi oleh iROBOT ini mampu mebersihkan rumah tanpa diperintah. Dijual dengan harga 200-500 dollar AS, robot yang diperkirakan telah dipakai oleh 2 juta rumah di dunia ini mampu membersihkan perabot rumah, lantai, tangga, dan karpet. Setiap menyentuh barang yang terbuat dari bahan berbeda, robot ini akan menyesuaikannya sehingga proses pembersihan tak merusak barang. iROBOT sendiri didirikan oleh sekolmpok orang yang menamakan dirinya “geeks” dari Massachusets Institute of Technology (MIT).




4. Spirit dan Opportunity


Spirit dan Opportunity sebenarnya adalah proyek NASA untuk mengeksplorasi tanda-tanda keberadaan air dan kehidupan di Mars pada masa lalu. Setiap harinya, robot kembar ini menerima satu set instruksi yang berbeda. Telah menempuh jarak yang sangat jauh, hingga kini Spirit dan Opprtunity berhasil mengirimkan 132.000 gambar yang mampu meyakinkan para ilmuwan tentang adanya air di planet Mars.



5. Da Vinci Surgical System



Diperkenalkan pertama kali pada tahun 1999, robot ini telah mengubah wajah ruang operasi di banyak belahan dunia. Da Vinci Surgical system dan Teknologi EndoWrist telah membuat banyak dokter bedah yang semula harus berdiri di depan pasien untuk mengoperasi menjadi duduk di kursi nyaman dan hanya bekerja mengendalikan si robot. Robot ini dilengkapi dengan instrumen mikro, mampu menirukan gerakan tangan dan mengoperasi dengan lebih cermat, bahkan bisa untuk melaklukan operasi kanker.




6. Audio Animatronics


Jenis robot ini diproduksi pertama kali pada tahun 1963 dalam bentuk burung di Disneyland’s Enchanted Tiki Room. Tahun selanjutnya, jenis robot ini juga dipamerkan di New York world’s fair dalam bentuk fihttp://202.146.5.105/kgeditor/index.cfm?siteno=1gur animasi Abraham Lincoln. Robot yang disebut terakhir ini mampu memesona pengunjung dengan membuat 57 jenis gerakan.





7. Unimate


Diciptakan pada tahun 1961 oleh General Motor untuk memudahkan beberapa pekerjaan pabrik. Dua pembuat robot yang beratnya mencapai 1800 kg ini terinspirasi oleh salah satu film sains fiksi pada waktu itu. Penciptaan robot ini memicu debut pembuatan PUMA (Programmable Universal Machine for Assembly) pada tahun 1978 yang merupakan peralatan robot standard yang digunakan di industri saat ini.



8. Elektro adan Sparko-nya


Elektro adalah robot raksasa yang memesona publik di New York World’s Fair pada tahun 1939. Robot ini memiliki tinggi sekitar 7 kaki atau 2.1 meter serta mampu berjalan, berbicara, menjawab pertanyaan dan bahkan merokok, kebiasaan yang sangat modis pada waktu itu. Tentunya ada keterbatasannya, yaitu hanya mampu mengenali 700 kata. Elektro punya teman seekor anjing yang juga robot, mampu menggonggong, meminta makanan dan mengibaskanya ekor, pastinya dengan perintah tertentu.




9. Maillardet’s Automaton


Robot yang bisa menulis dan menggambar gambaran yang cukup kompleks, itulah Maillardet’s Automaton. Dipamerkan di Institut Franklin di Philadelphia, robot ini dibuat oleh mekanik dan pembuat jam dari Swiss bernama Henri Maillardet pada awal 1800-an. Robot ini mampu menuliskan puisi dalam dua bahasa dan menggambar gambaran yang cukup kompleks. Pastinya, puisi dan gambaran yang bisa dilakukan adalah yang sudah tersimpan dalam memori yang disisipkan.





10.Digesting Duck atau Bebek Pencerna


Robot ini ditemukan oleh Jacques de Vaucanson yang berkewarganegaraan Perancis pada tahun 1739. Robot ini mampu memesona orang-orang pada waktu itu dengan kemampuannnya menirukan perilaku bebek. Ia dapat makan, minum, mencerna makanan dan buang air besar seperti layaknya bebek riil. Meski ada beberapa kepalsuan seperti makanan yang masuk sebenarnya hanya didorong ke bagian tertentu dalam robot sehingga kotoran palsu bisa keluar ke bagian lain, pembuatan robot ini tetap mempunyai efek yang besar. Si Bebek pencerna ternyata mendorong revolusi industri tenun dengan penemuan alat tenun otomatis.

Kamis, 04 Agustus 2011

Madrid Pinjamkan Canales ke Valencia




Madrid - Setelah jarang tampil membela Real Madrid musim lalu, Sergio Canales akhirnya dipinjamkan ke Valencia. Sang pemain pun mengaku senang atas proses transfer ini.

Kepastian dipinjamnya Canales oleh Valencia diumumkan Madrid melalui situs resmi mereka. Sementara itu, di situs resmi Valencia, Canales malah sudah bersuara.

"Saya sangat senang karena klub seperti Valencia tertarik dengan saya. Saya merasa bangga datang ke Valencia dan di sinilah saya ingin bermain," ucapnya.

"Valencia adalah klub hebat yang bertarung di papan atas, baik nasional maupun Eropa, setiap tahunnya. Selain itu, ini adalah langkah penting karena memberikan saya kesempatan untuk bermain di kompetisi elit sepakbola," lanjutnya.

Dari klausul yang sudah disepakati kedua klub, Valencia juga punya opsi untuk mempermanenkan status Canales. Gelandang serang berusia 20 tahun itu akan bergabung dengan El Che segera setelah memperkuat Spanyol di Piala Dunia U-20.

Canales punya kontrak enam tahun dengan Madrid. Kendati demikian, opsi untuk memperkuat Valencia tampaknya lebih menarik lantaran dirinya hanya dimainkan sebanyak 15 kali di semua kompetisi musim lalu.

Senin, 01 Agustus 2011

Robot -Robot "Manusia" Masa Depan

Robot Mata dan Telinga
Anda mengalami kebutaan akibat kecelakaan? Kini telah tersedia mata robot. Para ilmuan di London Inggris berhasil menciptakan retina mata elektronik sebagai pengganti retina mata yang rusak.

Implan retina elektronik atau mata bionik ciptaan ilmuan MIT ini dapat membantu orang-orang cacat mata  untuk melihat dengan lebih baik.


Diakuirekayasa ini belum sesempurna mata asili. Tetapi dengan menggantikan fungsi sel-sel retina, robot bionik ini dapat membantu memberikan tingkat visi dasar bagi mereka yang menderita retinitis pigmentosa, penyebab utama kebutaan.

Pengguna mata bionik memakai kacamata khusus yang dilengkapi  kamera yang mengirimkan gambar relay ke chip. Chip dibungkus titanium ditanamkan pada permukaan luar bola mata. Ketika menerima signal, chip mengolah data  dan mengirimkannya ke syaraf optik di bawah retina mataKacamata juga  mengirimkan signal secara nirkabel ke chip.

Selama 20 tahun, ilmuwan MIT berupaya menyempurnakan mata bionik ini dalam Proyek Boston Retinal Implant  agar setara dengan retina asliPada percobaan terhadap beberapa pasien yang buta didapatkan hasil  mereka seperti melihat awan ketika chip meneirma rangsangan.

"Kami perlu tiga tahun untuk menguji implan retina ini, agar bisa bekerja maksimal," jelas ketua kelompok ilmuwan MIT Jhon Wyatt, seperti yang dilansir Cnet, Selasa (29/9/2009).

Implan retina ini telah berhasil diujicobakan pada babi selama 10 bulan tanpa merusak elektronik.

Selain menciptakan mata bionik  yang melibatkan  20 tim ahli dari  seluruh dunia MIT juga tengah mengembangkan kuping  bionik yang nantinya akan menggantikan fungsi telinga pada pasien yang cacat pendengaran.

Jari Tangan Bionik
Robot lain yang kini terus disempurnakan adalah jari tangan bionik, prodigits Prodigits merupakan robot penganti jari tangan pertama  yang dijual secara umum.

Touch Bionics, perusahaan Inggris yang memenangkan penghargaan atas pembuatan tangan bionik  membuat sebuah tiruan jari tangan bagi  penyandang cacat. Dengan alat ini pasien yang tangan dan jarinya diamputasi  dapat menjalankan aktivitas normalnya kembaliIa  kembali bisa  menulis, minum dan aktivitas lainya seperti sebelum amputasi.

Prodigits digerakkan dengan beberapa motor listrik. Pengguna dapat mengerakkan jari-jari  bioniknya  tanpa harus melalui proses operasi.  Sensor-sensor  yang bersentuhan dengan sisa-sisa jari atau otot yang tidak teramputasi  akan mengirimkan signal ke chips.. Simpul-simpul ini  kemudian diterjemahkan dalam gerakan jari-jari bionik.

Ketika tangan dan jari teramputasi  untuk  memegang dan mengangkat segelas air  mustahil dilakukan. Dengan Prodigits aku bisa melakukannya dengan mudah,” ungkap  Maria Antonia Iglesias, (42) asal  SpanyolSetelah 42 tahun menunggu akhirnya ia mampu melakukan gerakan-gerakan sederhana itu dengan robot tangan bioniknya layaknya orang normal.

Touchbionics melansir, Prodigits  dijual dengan harga £ 35.000 sampai £ 45.000. Harga ini termasuk biaya pemasangan, terapi okupasi dan kulit penutup.

Mayoritas pengguna membeli Prodigits dengan dana pribadi. Tidak ada bantuan dari pemerintah. Karenanya Touch Bionics berupaya menjalin kerja sama dengan  National Health Service agar pembiayaan pembelian dan pemasangan robot ini menjadi lebih murah.

Robot Teman
Nippon Institute of Technology, bekerjasama dengan Harada Design, ZMP dan ZNUG  Design kini tengah mengembangkan robot lain, yakni robot yang mampu menggantikan fungsi manusia. Robot humanoid ini diberi nama E-Nuvo. E-Nuvo mempu berinteraksi dengan murid-murid SD atau SMP

Robot  didesain memiliki tinggi 126 cm sesuai dengan ukuran murid-murid SD dan SMP.  Para murid dapat berinteraksi langsung dan merawat robot ini.

E-Nuvo didesain menyerupai manusia,   memiliki dua buah kaki dan tangan serta kepala dengan total berat 15 kilogram. Sumber energi robot berasal dari baterai Lithium Ion.

Untuk bisa berinteraksi, robot  dilengkapi kamera, pengukur kecepatan, gyro sensor, sensor deteksi penghalang, sensor jarak, dan sensor piezoelectric. Robot ini dikembangkan dengan menggunakan Microsoft Robotika Developer Studio.